Saya adalah lulusan sekolah menengah
atas atau SMA tahun 2010, berbeda dengan teman-teman lain yang kebanyakan lulus
di tahun 2012.
Pertanyaannya
kenapa saya bisa sampai kuliah di UNIKAL??
Saya lulusan dari SMA Negeri 3 kota
Cirebon Jawa Barat, yang termasuk sekolah favorit di sana. Lulus dengan nilai
yang cukup memuaskan.
Setelah lulus sbenarnya saya juga sempat
mendaftar - daftar di beberapa perguruan tinggi negeri, dengan ikut penyeleksian
masuk universitas seperti SNMPTN dan UM. Alhamdulillah saya diterima di
Universitas Diponegoro atau UNDIP, namun karena jurusannya yang tidak begitu
saya sukai dan masuk melalui jalur UM itu biayanya cukup tinggi membuat saya
menjadi tidak sreg untuk mengambil jurusan tersebut. Padahal waktu pendaftaran –
pendaftaran universitas sudah banyak yang tutup.
Sampai akhirnya saya mendaftar di
universitas swasta yaitu Universitas Sains Al-Qur’an atau UNSIQ bertempat di
kota Wonosobo. Orang tua saya sangat mendukung karena itu adalah universitas
Islam dan berharap saya bisa mengenal lebih dalam lagi tentang Islam. Dan saya
diterima di jurusan yang saya senangi yaitu Teknik Informatika atau TI dengan
mendapat beasiswa sampai nanti semester tiga. Tahun 2010 di mulai tahun ajaran
baru saya dan sekarang saya berganti title menjadi mahasiswa.
Awal di Wonosobo saya merasa syock karena
di sana adalah kota kulkas yang hawanya yang super duper dingin beud. Hahaha.. Berbeda
jauh dengan kota Pekalongan atau Cirebon yang panas karena daerahnya dekat
dengan pantai. Di UNSIQ saya mendapatkan banyak pengetauan di bidang
Informatika khususnya. Mempunyai teman – teman yang unik dengan segala
pribadinya yang tak terduga, memiliki kenalan baru dan banyak hal menarik
terjadi di sana.
Sampai akhirnya pada awal ajaran semester
3 saya diberi tahu penyakit Mama saya yang kambuh dan lumayan parah. Karena waktu
kelas 3 SMP Mama pernah mengalami penyakit yang sama, membuat saya syock dan
langsung pulang di kota kelahiran saya di Batang. Mama saya berada di rumah
sakit hampir satu bulan. Saat keluar dari sana Mama belum terlihat sembuh,
karena ada diabetes tubuhnya menjadi sangat kurus sehingga kakinyapun ikut
kurus dan tidak bisa menopang badannya untuk sekedar berjalan. Saya memutuskan
untuk berhenti kuliah di sana dengan persetujuan keluarga tentunya. Saya tidak
menyesal telah keluar kuliah karena menurut saya Mama lebih penting dari semua
itu. Keluar kuliah saya mengurus Mama yang hanya berada di kasur dan semua
serba dilakukan di kasur. Saya mengurus mama sampai beberapa bulan, mengurusi control
ke dokter, menyiapkan obat yang begitu banyak dan kontinyu harus diminum jangan
sampai siklus obatnya terputus, mengurus segala kebutuhan beliau, keluarga juga
ikut berperan pastinya dan akhirnya mama mulai bisa sedikit demi sedikit
berjalan kembali dan sampai bisa bekerja kembali. Saya sangat bersyukur atas
kesembuhan mama, saya sempat sangat sedih melihat kondisi beliau yang seperti
itu. Satu tahun mama telah pulih, tapi tetap harus jaga kondisi tubuh dan sesekali
masih control ke dokter.
Mulai dari situlah saya tertarik untuk
melanjutkan kuliah lagi tapi tidak berada jauh dari keluarga, karena keluarga
adalah hal terpenting bagi saya saat itu. Saya mulai mencari-cari informasi
tentang perguruan-perguruan tinggi di Pekalongan. Sempat dilema karena bingung
memlilih diantara dua pilihan melanjutkan Teknik Informatika di STIMIK atau
Farmasi di UNIKAL. Kenapa ada pilihan farmasi UNIKAL? Itu karena saya mengingat
mama yang selama satu tahun penuh harus minum obat tanpa putus. Saya ingin bisa
bermanfaat bagi mama dan keluarga tentunya. Itu membuat saya menyerahkan
semuanya pada Allah SWT, saya berdoa, sholat malam dan sholat istikharah mohon
petunjuk pada-Nya. Ketika saya selesai sholat dan melanjutkan sleeping beauty
saya, saya diberi sebuah mimpi yang meyakinkan saya untuk masuk D3 Farmasi di
Unikal. Mungkin ini sudah jalan yang diatur Allah SWT, untuk saya kedepannya.
Saya sempat takut apakah saya akan bisa mengikuti pelajaran di sana nanti
karena saya setahun tidak pernah belajar sama sekali hanya mengurus mama. Tapi Alhamdulillah
saya bisa mengikuti pelajaran-pelajaran farmasi. Saya berharap dengan jurusan ini,
saya bisa bermanfaat bagi keluarga, saudara, teman dan orang banyak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar